Hamster diklasifikasikan ke dalam kerajaan Animalia, filum
Chordata, kelas Mamalia, ordo Rodentia, famili Cricetidae, dan
subfamili Cricetinae; dengan genus-genus nya sebagai berikut :
Hamster yang sering dipelihara oleh orang-orang saat
ini adalah hamster jenis Roborovski, Campbell, dan Winter White.
Sedangkan hamster jenis Syrian kurang populer saat ini dan jarang
dipelihara oleh hobiis ataupun breeder. Agar tidak salah pilih hamster dan agar bisa membedakan antara jenis hamster yang satu dan yang lainnya.
1. Roborovski
Jenis hamster ini adalah yang paling terkenal dan populer, karena
memang terlihat paling lucu dan imut. Juga kelihatan mahal, dan memang
lumayan mahal kalau dibandingkan dengan jenis hamster yang lain.
Hamster jenis ini memiliki rasa takut yang luar biasa, tapi untuk
mengigit hampir tidak pernah, cuma susah dipegang karena akan kabur
terus-terusan. Hanya terdapat 2 varian, white face dan normal. Perbedaan
hanya di bagian muka, ada yang benar-benar putih dan ada yang punya
garis abu-abu. Hamster dewasanya hanya berukuran sekitar 5 cm.
Kelebihan hamster Roborovski adalah ia termasuk salah satu hamster
yang paling digemari juga karena ukurannya yang paling kecil dan
mukanya yang paling berbeda dibanding hamster lain. Lincah dan suka
bermain jadi terlihat lebih aktif.
Kekurangan hamster Roborovski adalah ia sulit dipegang karena
biasanya ia melompat jika berada di tangan manusia. Terlalu kecil untuk
digenggam dengan nyaman serta sifatnya terlalu penakut.
2. Campbell
Jenis hamster ini adalah yang paling umum dengan kategori harga
murah. Campbell termasuk hamster mini yang memiliki paling banyak
variasi warna dan tipe bulu. Hamster dewasanya berukuran 9-12 cm.
Karakter yang menonjol dari hamster ini adalah sifatnya yang lebih
'berani' dibanding hamster jenis lain. Untuk mengetahui apakah suatu
hamster adalah hamster Campbell atau bukan, coba dekatkan tangan kita
ke hamster tersebut. Kalau hamster tersebut mengambil posisi
takut/defensif dan menggigit, maka dapat dipastikan hamster tersebut
adalah hamster Campbell. Hamster Campbell seringkali menggigit pada
orang baru walaupun bisa dijinakkan juga.
Kelebihan hamster Campbell adalah hamster ini memiliki banyak
variasi warna dan tipe bulu sehingga Anda memiliki banyak pilihan.
Hamster ini termasuk pandai untuk ukuran seekor hamster dan ada sedikit
tantangan bagi Anda untuk menjinakkan hamster-hamster Campbell yang
selama ini dikenal galak.
Kekurangan hamster Campbell adalah hamster ini termasuk jenis
hamster yang (sangat) agresif. Tidak cocok bagi anak kecil ataupun bagi
Anda yang tidak rela tangannya digigit.
3. Winter White
Hamster Winter White memiliki penampilan yang mirip dengan hamster
Campbell. Perbedaan terletak pada sifat dan ukuran tubuh. Hamster
Winter White memiliki sifat tenang dan tidak takut terhadap manusia.
Bahkan kalau hamster ini sudah jinak, ia akan memanjat ke tangan Anda
serta menggigit-gigit kecil. Banyak orang menyukai hamster jenis ini
karena kejinakannya, namun pada beberapa hamster Winter White, ada yang
menjadi terlalu manja sehingga malas bergerak. Hamster ini memiliki
ukuran 7-9 cm.
Kelebihan hamster Winter White adalah ia merupakan hamster ‘ramah’
sejak lahir. Sehingga Anda tidak memerlukan usaha khusus untuk
menjinakkannya. Cukup bermain dan memegangnya setiap hari maka ia akan
jinak dalam waktu sekitar 1-2 minggu. Hamster jenis ini juga bisa
berubah warna menjadi putih jika ditempatkan di ruangan yang dingin dan
kembali menjadi warna aslinya jika ditempatkan di ruangan yang bersuhu
normal.
Kekurangan hamster Winter White adalah ia kadang bersikap terlalu
malas, dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur dan makan
dibanding bermain. Hamster Winter White juga ada yang galak dan
menggigit, untuk kasus seperti ini biasanya hamster jenis ini menggigit
dengan lebih keras dan sering tidak mau melepas gigitannya. Berbeda
dengan hamster campbell yang biasa menggigit tapi kemudian langsung
kabur.
4. Syrian
Jenis hamster ini adalah yang berukuran paling besar di antara
ketiga jenis lainnya. Hamster Syrian dewasa berukuran 12-17 cm.
Sebagian hamster jenis ini jinak dan tidak galak dengan berbagai
variasi warna bulu. Hamster Syrian juga sering disebut dengan hamster
lokal, karena konon katanya hamster ini berasal dari Indonesia. Banyak
juga sebutan-sebutan lainnya yang banyak digunakan oleh para penjual
hamster, seperti giant hamster dan hamster Australia, tapi itu semua
disebabkan karena ketidaktahuan mereka tentang hamster sehingga mereka
memberi nama sendiri. Jadi kalau Anda menemukan nama hamster seperti
itu, yakinlah bahwa hamster tersebut adalah hamster Syrian.
Kelebihan hamster Syrian adalah ia berukuran besar dan gerakannya
lambat, sehingga dapat dengan mudah dipegang serta dijinakkan. Hamster
jenis ini juga satu-satunya hamster yang mempunyai bulu panjang (long hair).
Satu hal yang unik dari hamster Syrian adalah mereka bersifat soliter
(penyendiri), jadi Anda bisa memelihara hamster Syrian sendirian tanpa
takut ia akan merasa kesepian.
Kekurangan hamster Syrian adalah karena ukurannya yang besar, maka
ia membutuhkan segala sesuatu dalam jumlah yang lebih banyak. Jadi
Anda harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli segala perlengkapan
seperti makanan dan serbuk kayu dalam jumlah yang sedikit lebih banyak.
Hamster Syrian pun kurang populer di Indonesia saat ini.